Posted on

Curhat

Dalam tulisan ini, gw mau curhat (I hate this!!) tentang beberapa hal yang mengganggu pikiran dan menggelisahkan hati gw. Gw harap ada yang mau menjawabnya dan memberi solusi.

  • Kenapa benda-benda seperti planet dan bintang berotasi pada porosnya? Misalkan saja bumi. Bumi berotasi pada porosnya sehingga menyebabkan terjadinya siang dan malam. Masalahnya adalah; apa yang menyebabkan bumi berotasi pada porosnya? Apakah karena gaya gravitasi matahari? Gaya gravitasi bulan? Bukankah gaya gravitasi itu tarik-menarik? Bagaimana caranya sistem tarik-menarik menyebabkan bumi berputar pada porosnya dengan kecepatan sudut \omega ? Gw masih belum menemukan jawabannya, baik argumentasinya secara fisis, maupun penurunan rumusnya secara matematis. Di samping itu, dalam teori relativitas umum Einstein, dijelaskan bahwa gaya gravitasi sebenarnya adalah keadaan dimana massa dari suatu benda massiv “menyedot“ ruang-waktu yang melingkupinya. Jadi, bisa dikatakan bahwa matahari, begitu juga bumi, menyedot ruang-waktu yang melingkupinya. Hal ini mengakibatkan melengkungnya ruang-waktu disekitar benda tersebut. Lalu, bagaimana keadaan ini bisa mengakibatkan berotasinya bumi pada porosnya??
  • Seperti yang sudah dijelaskan di atas, massa dari suatu benda massiv “menyedot“ ruang-waktu yang melingkupinya. Pertanyaannya, kenapa massa bisa “menyedot“ ruang-waktu? Gw jadi kepikiran tentang boson graviton. Kita tahu bahwa graviton adalah partikel pembawa interaksi (force carriers) bagi interaksi gravitasi. Lalu, apakah graviton menyebabkan interaksi gravitasi antara massa dengan massa atau antara massa dengan ruang-waktu? Jika jawabannya adalah antara massa dengan ruang waktu, bagaimana graviton bisa menyebabkan massa berinteraksi dengan ruang waktu?
  • Salah satu cerita terkenal dalam ilmu fisika adalah cerita ketika Sir Isaac Newton FRS. menemukan hukum gravitasi universal. Diceritakan bahwa apel jatuh menimpa kepala Newton dan Newton heran kenapa apel itu jatuh ke bawah. Kenapa apel itu tidak jatuh ke samping atau ke atas (gw mau berkomentar atas apa yang gw tulis; kalo jatuhnya ke samping atau ke atas, itu namanya bukan “jatuh“, tolol!! LOL [salah satu terapi kesehatan jiwa : menertawakan diri sendiri])? Gara-gara si apel yang jatuh ke bawah itulah Newton berhasil merumuskan hukum gravitasi universalnya. Tapi, masalahnya adalah berapa banyak pohon apel disekitar kita? Berapa banyak buah apel yang telah terjatuh dari pohon apel sejak zaman dahulu? Kenapa hanya Newton yang bertanya “Kenapa?“ sewaktu buah apel menimpa kepalanya? Kenapa Newton tidak berkata “Aww…!! Holy fucking shit!!“ Pernahkah Anda tanya kakek Anda dan diri Anda sendiri apa yang bakal dikatakan ketika buah apel terjatuh di kebun belakang rumah? Apa jawabannya? Bagaimana kalau seandainya yang menimpa kepala Newton adalah buah durian (asumsikan bahwa di Whoolsthorpe, Lincolnshire (TKP – red), terdapat pohon durian dan Newton lagi nyender ke pohon durian itu ketika peristiwa naas tersebut berlangsung)?
  • Paradoks Banach-Tarski. Ini adalah paradoks paling hebat, paling keren, paling ajaib dan paling nyeleneh di saentero matematika. Bayangkan kita mempunyai sebuah bola padat. Bola padat ini kita pecah menjadi beberapa bagian yang banyaknya berhingga. Sekarang kita mempunyai sekumpulan pecahan bola, dimana setiap pecahan tersebut tidak terukur, baik volumenya, luasnya, ataupun panjangnya (nonmeasurable set). Dengan kata lain, pecahan-pecahan itu begitu rumitnya sehingga tidak sesuai dengan definisi formal kita tentang ukuran (volume, luas, dan panjang). Lalu, pecahan-pecahan tersebut kita satukan hanya dengan merotasikan dan mentranslasikannya sehingga pada akhirnya diperoleh 2 bola yang identik dengan bola yang sebelumnya. Untuk contoh yang lebih sederhana lagi, misalkan kita mempunyai sebutir kelereng. Kelereng itu kita pecah menjadi beberapa bagian dan disusun lagi sehingga diperoleh 2 butir kelereng yang ukurannya sama dengan kelereng yang asli. Yang lebih nyeleneh lagi adalah strong version (versi kuat) dari paradoks tersebut yang secara analogis menyatakan bahwa sebuah kelereng dapat dipecah menjadi berhingga banyaknya kepingan dan dari kepingan-kepingan itu bisa disusun sebuah bola seukuran matahari. Paradoks ini benar-benar gila. Yaa.., gila bagi nonmatematikawan, tapi bukan sesuatu yang benar-benar surprise bagi matematikawan. Meskipun begitu, gw masih bingung, terutama dengan kehadiran nonmeasurable set pada paradoks Banach-Tarski. Selain itu, untuk mengkonstruksi nonmeasurable set diperlukan axiom of choice pada teori himpunan. Kenapa harus begitu? By the way, paradoks ini sama sekali tidak berlaku di dunia nyata, tapi berlaku di dunia matematika (hhh… dunia matematika emang menyenangkan =_=” )
  • Detektif Mickey Mouse, dibantu oleh rekannya Goofy, sedang menyelidiki suatu kasus. Mereka menemukan pakaian si pelaku, tapi mereka tidak tahu siapa yang memakainya. Oleh karena itu, mereka menyuruh Pluto (anjing mereka) untuk mencium pakaian tersebut sehingga akhirnya diketahui siapa yang memakai pakaian itu. Anehkah sepenggal cerita di atas? Ya iyalah!!! Aneh banget! Sampai sekarang gw masih ga tau kenapa bisa begitu. Apa sebenarnya yang ada dipikiran Walt Disney ketika menciptakan tokoh seperti itu? Gw yang gila atau Walt Disney yang sinting ya??

Sebenarnya masih banyak yang ingin gw curahkan dan ingin mengetahui jawaban/solusinya agar hati dan pikiran ini tenang; kenapa Michel Foucault botak? Apakah dia menderita penyakit seperti penyakitnya Pierluigi Collina? Apakah Jean Baudrillard menderita penyakit skizofrenia? Tapi, ya sudahlah… (nulis sambil dengar lagu yang sama selama 1.5 jam : E.P. by Tipe – X) -_-“

Acknowledgement : Tulisan ini bukan sayembara, jadi ga bakalan ada hadiahnya. Btw, thanks buat yang udah meluangkan waktunya dan memberikan solusi bagi persoalan hidup gw. Thanks juga buat Wikipedia karena gua udah make gambarnya tanpa izin pada permasalahan Banach-Tarski Paradox. Linknya : http://en.wikipedia.org/wiki/Banach-Tarski_Paradox

sebuah kelereng dapa

5 responses to “Curhat

  1. khalisa ⋅

    Wah,dek iya salam kenal lagi,maaf yah saya lupa JAck n Helena ini yang mana? (*hohoho)
    kisah yang menarik,,humm…jawabannya menurut saya :
    nomer 1, 2 dan 3 adalah jack n Helena mempertanyakan darimana sebuah energi itu berasal?ya kan? Energi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan oleh manusia dia hanya berpindah bentuk dan dimensi saja. semua yang ditanyakan itu bisa terjadi karena adanya energi disetiap partikel penyusun zat.
    contoh: siapa sih yang menyebabkan manusia tumbuh tinggi?? orang biologi bilang karena adanya proses berkembangbiak dari metabolisme tubuh..tapi apakah anda pernah berpikir proses metabolisme terjadi akibat apa? karena adanya asupan energi kedalam sel tubuh qita (bisa dr makanan atau bernafas)tapi kenapa kita bernafas dan lapar? siapa yang menyuruh qt lapar dan ingin bernafas? pasti ada yang mengendalikan semua interaksi ini,ya kan? jawabannya adalah sang pencipta qita. Dalam Agama saya sang pencipta yang mengendalikan dan mengatur siklus energi adalah Allah swt.

    nomer 4. cuman biar rame aja kali.he

  2. jacknhelena ⋅

    Hhmm.. Emangnya pertanyaan nomor 1, 2, dan 3 ekivalen dengan pertanyaan “darimana sebuah energi itu berasal?” ya?? Gw ga ngerti, bisa tolong dijelaskan lebih detail (otak gw emang lemot -_-” )?? Maaf, gw malah makin ngerepotin…

    Nomor 4, matematika emang rame, ahahhahaa…

  3. dwiryaniarizona ⋅

    Hi Jack n Helena, はじめまして (a.k.a Salam Kenal).
    Ikut berdiskusi di lapak ini ya..

    Lagi blog walking, tiba2 menemukan suatu tema yg menarik.. Menyegarkan kembali fikiran dan memory masa lalu tentang pengetahuan Fisika..🙂

    Bagaimana kita tahu Bumi berputar?
    Sampai abad ke-16, banyak orang beranggapan bahwa Matahari mengedari Bumi. Tapi, taukah sejak kapan teori bahwa Bumi berputar pada porosnya dikemukakan??
    Teori bahwa besar kemungkinan gerak bumi mengelilingi matahari dikemukakan oleh ilmuan bernama Muhammad Al Biruni. Salah satu Muslim Scientist yang namanya turut tersapu peradaban baru bersama banyak nama-nama besar Muslim Scientist lainnya. Berbagai pemikiran dan analisisnya banyak menjadi konsep dasar bagi berkembangnya teori terkait hal ini di masa depan setelahnya.
    Pada tahun 1543, seorang astronom Polandia, Nicolaus Copernicus, mengeluarkan suatu teori radikal pada masa itu, bahwa Bumi mengedari Matahari, dengan berputar pada porosnya sehingga tercipta siang dan malam.
    Tetapi sukar membuktikan putaran Bumi itu. Kemudian, pada tahun 1851, ahli Fisika Prancis, Jean-Bernard-Leon Foucault, membuat suatu eksperiment penuh nalar akal. Kalau ia tidak bisa meninggalkan planet ini dan melihatnya bergerak, mungkin ia dapat membuat alat yang bergerak bebas dari planet ini. Maka digantungnya bola besi berat 28 Kg dengan kawat pada langit-langi gedung tinggi 67 meter di Paris. Berkat tautan khusus, kawat akan berayun lancar. Di bawah bandul, Foucault meletakkan baki berisi pasir. Ia tahu bahwa kalau Bumi tidak berputar, bandul itu akan berayun-ayun di atas garis yang sama. Tetapi, kalau Bumi berputar, jalan bandul akan berubah. Inilah yang terjadi.
    Bila bandul diayun, sebatang jarum di bawah bola besi itu menggoreskan jejak di pasir. Ternyata setiap jam jejak itu telah berubah arah sedikit, sampai bandul mengulangi jejak pertama. Gerakan bandul membuatnya terus berayun sepanjang garis yang sama, tetapi Bumi dan gedung di Bumi itu telah berputar di bawah bandul. Andaikata Foucault dapat menaiki bandulnya, mungkin ia telah melihat ruangan berputar perlahan mengitari ia. Jadi melalui eksperiment ini dapat membuktikan teori bahwa Bumi berputar pada porosnya.

    Tentang tokoh detective Mickey Mouse, Goofy, dan si Anjing Pluto. Jack n Helena bertanya, apakah yang ada di fikiran Walt Disney ketika menciptakan tokoh seperti itu??🙂
    Santai saja.., tidak ada yang gila atau sinting.. Banyak hal terjadi di dunia nyata ini tanpa bisa semuanya terukur, karena keterbatasan kita sebagai manusia. Keterbatasan akal dan nalar yang dimiliki manusia, yang melalui kesadaran akan keterbatasan dan ketidaksempurnaan itu seyogyanya dapat menuntun manusia kepada kesadaran bahwa hanya satu pemilik kesempurnaan, pemilik ketidakterbatasan itu, yakni pencipta manusia, Allah SWT..
    Berimajinasilah, berfikirlah bebas, Va dove Ti porTa il cuore, pergilah kemana hati membawamu, mungkin inilah yang difikirkan Walt Disney saat itu… 

    ..Let your self believe, miracles could happen and dreams were not meant for sleeping..

    Acknowledgement :
    Terima kasih kepada ayah dan ibuku tercinta yang telah membelikan buku Hamparan Dunia Ilmu Time-Life ketika masa kecil dahulu. Buku yang dengan kesadaran seorang anak kecil sangat menarik karena gambar-gambarnya yang besar dan terlihat nyata. Buku yang barulah ketika beranjak dewasa dapat sedikit demi sedikit dipahami isinya.

  4. jacknhelena ⋅

    hhmmm..
    pendulum Foucault, jd ingat pelajaran fisika SMA..
    thanks infonya.

    sebenarnya yang menjadi masalah dalam cerita Mickey, Goofy, dan Pluto adalah…
    coba perhatikan, Goofy adalah anjing, Pluto juga anjing, jadinya “anjing yang memelihara anjing”, ahhahhahaa.. (jd ketawa ga jelas kalo ngliat adegan ini)
    Imajinasi yang telah diciptakanNya memang tidak terbatas..🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s