Posted on

Ironi Manusia dan Alam

Hari ini cerah berangin. Matahari bersinar begitu sejuk. Sesekali ia bersembunyi di balik awan. Entah apa yang dipikirkannya. Mungkin dia bersembunyi dari ketololan orang-orang yang mengutuk sinarnya yang begitu terik membakar. Atau si awan sedang terkena penyakit narsistik akut dan mau nampang dihadapan para pecundang yang tidak begitu peduli pada ciptaan Tuhan. Tapi sepertinya tidak ada yang begitu peduli. Sibuk menyelesaikan kesibukan jauh lebih baik dari pada sibuk memikirkan apa yang bakal mendatangkan kesibukan atau sibuk mencari kesibukan karena tidak sibuk.

Sang burung berkicau merdu dan terdengar ga karuan di telinga seorang pemabuk. Dia telah terbang lebih tinggi dari si burung meskipun kakinya tetap menginjak tanah. Sang burung terbang dengan susah payah membawa raganya ke tempat yang diinginkannya. Di tempat yang dituju, dia melampiaskan nafsunya, memuaskan semua indra yang telah dianugerahkan kepadanya. Dia mempecundangi si pemabuk yang bisa kemanapun, tapi tidak berada dimanapun. Dia mengejek si pemabuk yang mengaku telah menaklukkan ruang-waktu tapi terperangkap dalam kesenangan artifisial, realita semu dan kenikmatan sesaat. Hampa rasanya kesenangan tanpa usaha untuk mewujudkannya.

Tapi beberapa temannya menderita. Habitatnya telah dirampas oleh keserakahan. Pakaian kebesarannya ditanggalkan secara paksa oleh nafsu yang tidak berpikiran. Sebagian dari teman si pemabuk itu telah setengah sadar dan memeranginya. Memprotes apa yang telah dilakukan temannya. Jika hak untuk hidup itu dirampas, keseimbangan di alam ini akan goyah. Alam akan berbalik melawan kita. Ironis. Mereka yang melawan justru melupakan Sang Pencipta. Mereka memperjuangkan temannya, tapi lupa akan siapa diri mereka sendiri. Jika saja mereka memperbaiki diri mereka terlebih dahulu, tentu tidak ada yang perlu mengorbankan nyawanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s