Posted on

Bahasa

Apakah kita menciptakan bahasa? Atau bahasa menciptakan kita?

Apa, akan jadi apa, dan bagaimana kita jika tidak ada bahasa?

Apakah yg kita lakukan adalah suatu tindakan sembarang dan sewenang-wenang atau berdasarkan “daya kerja bahasa”?

Kenapa kita selalu merasa terkekang oleh sesuatu yg tidak bisa kita lakukan?

Pernahkah kita berpikir bahwa bahasa membatasi tindakan, pengetahuan, dan pemikiran kita?

Benarkah bahasa membatasi tindakan, pengetahuan, dan pemikiran kita?

Apakah ada sesuatu yg berada di luar bahasa?

Apakah kita akan merasa lebih bebas dan lebih baik jika kosakata dalam bahasa kita lebih banyak?

Apakah kita akan merasa lebih bebas dan lebih baik jika tata cara penggunaan kata-kata dalam bahasa kita lebih imajinatif?

Apakah kita akan merasa lebih bebas dan lebih baik jika bahasa kita tidak menimbulkan paradoks?

Apakah kita akan merasa lebih bebas dan lebih baik jika bahasa bisa menjelaskan imajinasi terliar kita secara masuk akal?

Apakah teorema ketidaklengkapan Gödel berlaku di luar sistem aritmatik?

Apakah teorema ketidaklengkapan Gödel berlaku dalam bahasa konvensional sehari-hari?

Apakah setiap pertanyaan memiliki paling tidak satu jawaban?

Apakah ada pertanyaan yg tidak memiliki jawaban?

Apakah pertanyaan namanya jika pertanyaan itu tidak memiliki jawaban?

Apakah continuum hypothesis bisa dijawab diluar sistem ZF dan/atau ZFC?

2 responses to “Bahasa

  1. ombeny

    cek cek numpang lewat😀

  2. jacknhelena ⋅

    Weww.. ada bang Beni..
    Kumaha damang??😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s